Pijat Refleksi Bandung Buka 24 Jam

Pijat Refleksi Bandung Buka 24 Jam

jasa pijat refleksi Bandung 24 jam menjadi cara terfavorit untuk meredakan rasa capek dan lelah pada tubuh akibat padatnya aktivitas. Banyaknya manfaat kesehatan yang bisa didapatkan melalui pijat refleksi memang menjadi alasan mengapa banyak orang menyukai pemijatan ini.

Tidak heran kini banyak pijat refleksi, untuk mereka yang ingin melepas lelah dan penat kapan saja. Bahkan banyak juga lho yang menyediakan jasa pijat panggilan. Anda tingga memesan via telepon 0812-11000-054 atau whatsapp  0812-11000-054, lalu terapis akan datang dan melakukan terapi pemijatan di rumah Anda.

Beberapa manfaat yang bisa dirasakan dari pijat refleksi adalah melemaskan otot-otot kaku penyebab pegal, melancarkan peredaran darah, dan menenangkan pikiran. Tapi apakah pijat refleksi selalu bermanfaat bagi kesehatan? Ternyata tidak.

Dalam kondisi tertentu, seseorang dilarang keras melakukan pijat refleksi. Siapa saja yang tidak boleh melakukan pijat refleksi?

Cedera Karena Olahraga atau Kecelakaan

 

Pijat refleksi bukan solusi yang tepat untuk menyembuhkan cedera. Kaki tertarik, otot terkilir, hingga bengkak akibat olahraga atau kegiatan sehari-hari tidak boleh disembuhkan dengan cara pijat refleksi. Bukannya semakin mereda, bisa-bisa malah semakin parah.

Cedera otot harus diberi perawatan medis, bukan dipijat. Sayangnya masyarakat Indonesia yang sangat percaya dengan terapi pijat masih sering merawat luka cedera dengan cara ini. Jadi jika ada memar, bengkak, atau keseleo, jangan buru-buru dipijat.

Meskipun pijat sangat bermanfaat bagi kesehatan, bahkan dapat meredakan nyeri otot dan pegal linu, nyatanya justru memberikan efek yang negatif untuk pemulihan cedera.

Ibu Hamil Muda

Terapi pijat memang dibutuhkan oleh ibu hamil. Selain untuk meredakan pegal dan capek, pijat pada ibu hamil juga bisa merelaksasi pikiran, meredakan mual dan muntah hebat di pagi hari, serta melemaskan otot-otot yang kaku.

Tapi ternyata pijat tidak selalu baik untuk ibu hamil. Hanya ada 2 jenis pijat yang disarankan oleh ibu hamil, yaitu pijat Swedia dan pijat shiatsu. Artinya, pijat refleksi tidak termasuk yang baik untuk ibu hamil.

Apalagi untuk ibu yang masih hamil muda, pijat jenis apapun sebaiknya tidak dilakukan. Tekanan yang dilakukan saat terapi pijat bisa menyebabkan kontraksi, yang akhirnya membuat ibu hamil merasa tidak nyaman.

Pijat apapun yang ingin dilakukan oleh ibu hamil, sebaiknya setelah usia kehamilan di atas 12 minggu dan harus oleh terapis berpengalaman. Selain itu, sebelum pijat hendaknya konsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu untuk mengecek kondisi kesehatan ibu dan janin.

Terutama untuk ibu hamil dengan riwayat hipertensi dan komplikasi, pemijatan bisa sangat rentan untuk kesehatan mereka.

Kami juga ada pijat ibu hamil bandung dan jasa pijat tradisional bandung dengan 10 manfaat

Penderita Penyakit Pembekuan Darah

jasa pijat refleksi Bandung 24 jam menjadi cara terfavorit untuk meredakan rasa capek

Jasa pijat refleksi Bandung memang sangat menggoda. Meski badan terasa capek dan pegal di tengah malam, langsung bisa mendapatkan pemijatan untuk kembali melemaskan otot dan saraf tegang.

Tapi beda lagi ceritanya untuk penderita penyakit pembekuan darah. Salah satu manfaat dari pijat refleksi adalah untuk melancarkan peredaran darah. Tapi bagi yang memiliki masalah pembekuan darah, pijat refleksi berpotensi menyebabkan penggumpalan darah di area vital seperti otak dan jantung. Bukannya sehat, justru muncul masalah yang lebih parah lagi.

Jasa pijat refleksi Bandung buka 24 jam memang sangat memudahkan masyarakat. Tapi sebelum melakukan pijat refleksi, sebaiknya perhatian kondisi tubuh sendiri. Terbukti tidak semua orang boleh melakukan pijat refleksi. Jangan sampai pijat refleksi justru menimbulkan masalah kesehatan lain yang lebih parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *